Arsip Tag: kekerasan seksual

Kasus Sitok Terancam Berhenti di Tengah Jalan


TEMPO.COJakarta: Polisi akan menghentikan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan Sitok Srengenge. Polisi menganggap sulit untuk membuktikan Sitok melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap korbannya, RA, 22 tahun.

Kasus Sitok Terancam Berhenti di Tengah Jalan
Sitok Srengenge. TEMPO/Dhemas Reviyanto

“Kami telah bertanya pada banyak saksi, tapi kesaksian mereka tak cukup untuk membuktikan laporan korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu, 23 Juli 2014.(Baca : Kasus Sitok, Polisi Dinilai Lamban )

Lanjutkan membaca Kasus Sitok Terancam Berhenti di Tengah Jalan

Iklan

Angelina Jolie Kampanye Anti-Kekerasan pada Wanita


TEMPO.COLondon – Angelina Jolie maju sebagai pembicara dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi pertama di dunia yang membahas tentang kekerasan seksual di daerah konflik di ExCel Center di London, Inggris, Selasa, 10 Juni 2014. Dalam kesempatan tersebut, Jolie meminta agar ada tindakan praktis dan hukum bagi mereka yang harus bertanggung jawab. (Baca: Banyak Wanita Ikuti Langkah Angelina Jolie)

“Pemerkosaan merupakan bagian yang tak dapat dihindari di negeri konflik. Ini adalah senjata yang diacungkan kepada warga sipil untuk menyiksa dan mempermalukan orang-orang yang masih sangat muda. Kita perlu membentuk komitmen nyata dan mendanai perlindungan bagi mereka yang lemah,” kata Jolie, seperti dilaporkan Reuters, Selasa, 10 Juni 2014.

Angelina Jolie Kampanye Anti-Kekerasan pada Wanita  

Lanjutkan membaca Angelina Jolie Kampanye Anti-Kekerasan pada Wanita

Ruang Aman, Harus Direbut Sekarang!


Oleh : Mutiara Ika Pratiwi

Dalam dua hari, petisi yang diinisiasi oleh seorang Ibu rumah tangga bernama Fellma mendapat dukungan sebanyak 50.000 tanda tangan. Dalam petisinya, Fellma menuntut Komisi VIII DPR RI untuk menindak pelaku pelecehan seksual pada anak dengan hukuman yang lebih berat daripada hanya hukuman kurungan penjara maksimal 15 tahun. Duka Fellma adalah karena kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak yang berumur 6 tahun oleh para petugas kebersihan di sekolah tempat ia belajar.

Membaca berita tentang AK (inisial anak tersebut) sontak membuat saya merinding dan marah. Belum selesai proses hukum terhadap pelaku perkosaan Sitok Srengenge, sekarang saya harus dihadapkan pada kenyataan bahwa seorang anak kecil tanpa daya, diperkosa oleh beberapa orang dewasa di sebuah sekolah bertaraf internasional. Lanjutkan membaca Ruang Aman, Harus Direbut Sekarang!

Rilis Aksi Bersama Relawan KawanKu


Aksi Bersama Relawan KawanKu

Menuntut Respon Cepat Kepolisian Untuk Mengusut Kasus-Kasus Perkosaan, Segera Tangkap, Adili dan Penjarakan Pelaku!

relawan jakSampai detik ini kasus-kasus kekerasan seksual bahkan pemerkosaan tidak ada menunjukan angka yang berkurang. Bahkan tahun 2013 yang lalu telah ditetapkan sebagai tahun kekerasan seksual, dalam catatan tahunannya Komnas Perempuan menyatakan sedikitnya 35 orang perempuan Indonesia menjadi korban kekerasan seksual dengan korban paling banyak adalah anak-anak.

Kasus-kasus perkosaan ini tidak hanya semakin memprihatinkan, tetapi juga berdampak pada pembunuhan, cacat permanen, masalah psikis bagi korban, dikucilkan dari masyarakat, putus sekolah, bahkan resiko pengangkatan rahim perempuan karena infeksi yang ditimbulkan dari tindak perkosaan. Pelaporan mengenai kasus-kasus perkosaan pun mulai meluas ke beberapa daerah di Indonesia, bahkan melibatkan orang-orang yang seharusnya menjadi panutan masyarakat seperti pejabat publik (anggota DPRD, Bupati), Tokoh Masyarakat, seniman terkenal bahkan oknum-oknum polisi (seperti kasus di Gorontalo) tetapi dalam penyelesaiannya sangat berbanding terbalik lamban dan cenderung diabaikan. Lanjutkan membaca Rilis Aksi Bersama Relawan KawanKu

Pernyataan Sikap Bersama : Perempuan Mahardhika, Forum Buruh Lintas Pabrik (FBLP) dan Radio Komunitas Marsinah FM


perempuan_ninaAngka Perkosaan Tinggi , Negara Gagal Melindungi Perempuan, Maka Kami Angkat Bambu Untuk Bertahan

Seratus tahun lebih pemikiran Kartini tentang kemerdekaan untuk perempuan, tetapi hingga detik ini belum juga perempuan lepas dari belenggunya. Perempuan, meskipun saat ini telah mendapatkan pendidikan, bekerja keluar rumah, bahkan menjadi presiden sekalipun, tetapi tetap menduduki angka tertinggi sebagai korban yang rentan terhadap kekerasan bahkan pemerkosaan. Dalam catatan tahunan yang disusun oleh Komnas Perempuan tahun 2012 angka kekerasan terhadap perempuan mencapai 216.156 kasus, dengan kasus kekerasan seksual dalam komunitas masyarakat mencapai 2.521 kasus, dan prosentase kasus perkosaan yang cukup tinggi. Bahkan dalam pantauan kami dari media online sejak Januari 2013 hingga saat ini, jumlah kasus perkosaan mencapai 42 kasus, ini belum terhitung kasus-kasus yang dilaporkan ke lembaga-lembaga yang mengadvokasi kekerasan terhadap perempuan.

Dari keseluruhan kasus tersebut sedikit sekali yang ditangani sampai tuntas oleh pihak kepolisian. Contohnya saja yang kami dapat dari media online yaitu kasus Perkosaan terhadap seorang perempuan berinisial WDR di Pemalang, yang diperkosa 3 orang kerabatnya sendiri yaitu 2 orang pamannya dan satu sepupu korban hingga hamil 3 bulan, dan pihak kepolisian Pemalang justru menganjurkan untuk diselesaikan secara kekeluargaan tanpa melihat kondisi korban. Siapapun bisa menjadi korban pemerkosaan atau kekerasan seksual bahkan anak-anak karena menurut data dari Indonesia Police Watch sendiri mengatakan umur korban anak berkisar antara 1-16 tahun, dan siapapun bisa menjadi pelaku pemerkosaan bahkan orang terdekat korban. Lanjutkan membaca Pernyataan Sikap Bersama : Perempuan Mahardhika, Forum Buruh Lintas Pabrik (FBLP) dan Radio Komunitas Marsinah FM